Aplikasi Ilmu Ukur Tanah atau Survey dengan AutoCAD

AutoCAD mempunyai Koordinat dan 3 metoda penggambarannya, seperti Metoda Koordinat kartesius (X,Y), Relatif (@delta X, delta Y), dan Polar (@panjang<sudut).

Metoda Polar ini dapat dikembangkan untuk menggambar hasil pengukuran dari praktek Ilmu Ukur Tanah (IUT / Survey).

Namun ada beberapa penyesuaian yang harus diatur:

a. Metoda penulisan sudut harus diganti dari “0 derajat 0 menit 0 detik” ==> AutoCAD menganut bentuk penulisan “0d 0′ 0”.

b. Selain itu arah 0 derajat pada AutoCAD standarnya ke arah jam 3 atau arah Timur, sedangkan dalam survey arah 0 derajat selalu kearah jam 12 atau arah Utara.

c. Arah perputaran sudut pada AutoCAD adalah berlawanan dengan jarum jam (unclock wise), sedangkan dalam survey putaran alat Theodolit searah jarum jam.

Berikut ini cara mengatur 3 hal diatas:

1. Pilih Menu Format –> Units

2. Kemudian pada jendela Drawing Units, bagian Angle, tukar Type: Decimal Degrees dengan Deg/Min/Sec, lalu Precision menjadi 0d00’00”, jangan lupa klik Clockwise, akhiri dengan klik tombol Direction.

3. pada windows Direction Control klik North lalu OK

4. Pada windows Drawing Units klik tombol OK.

Sekarang AutoCAD telah siap untuk menerima imputan data Survey.

Misalkan ada data survey seperti dibawah ini:

Untuk menyelesaikan tugas diatas dengan AutoCAD dilakukan langkah berikut ini:

1. Buat sebuah garis dengan LINE yang dimulai dari titik 0,0 ke arah utara / jam 12 sejauh 30 meter

LINE enter

0,0 enter

@30<0 enter 2x

2. Buat sebuah garis dengan LINE yg jg dimulai dari 0,0 ke arah 12d21’48” sejauh 29.4 meter (titik A-P1)

LINE enter

0,0 enter

@29.4<12d21’48” enter 2x

3. Buat sebuah garis dengan LINE yg jg dimulai dari 0,0 ke arah 26d22’0″ sejauh 16 meter (titik A-P2)

LINE enter

0,0 enter

@16<26d22’0″ enter 2x

4. demikian seterusnya hingga titik A-P9.

sehingga menjadi gambar dibawah ini:

Lalu dengan perintah POLYLINE hubungkan semua titik, dimulai dari titik P1 – P2 – dst – P9.

Aktifkan PROPERTIES dengan cara tekan tombol CTRL + 1, lalu klik garis Polyline (warna biru), sehingga didapat informasi Luas dan Keliling.

 

 

SUMBER: https://fa15al.wordpress.com/2008/10/20/aplikasi-ilmu-ukur-tanah-atau-survey-dengan-autocad/

safe mode di windows 10

1609532Start-Menu-Windows-10780x390

KOMPAS.com – Dalam setiap sistem operasi Windows, “mode aman” alias Safe Mode merupakan mekanisme yang berguna untuk mendeteksi masalah pada komputer. Namun cara lama, yaitu dengan menekan tombol F8 saat komputer sedang booting, tidak selalu efektif digunakan di Windows 10.

Masalah yang dimaksud, misalnya untuk mengetahui apakah komputer kamu terinfeksi virus atau tidak. Untuk tujuan ini, Anda cukup masuk ke Safe Mode dan mulai pindai seluruh file menggunakan aplikasi antivirus.

Bila kamu menggunakan Windows 10, ada trik tertentu yang bisa Anda lakukan untuk mengakses mekanisme Safe Mode itu. Asalkan masih bisa masuk ke dalam sistem operasi Windows, trik ini dapat dilakukan dengan mudah.

Berikut ini, sebagaimana dilansir KompasTekno dari PC World, Selasa (6/10/2015), adalah cara masuk ke Safe Mode di Windows 10.

PC World Agar masuk ke dalam Safe Mode, restart dan tahan tombol Shift

1. Setelah berhasil masuk ke sistem operasi Windows, klik atau tekan tombol Start dan pilih Power. Tekan serta tahan tombol Shift, kemudian pilih Restart.

PC World Advance Menu di Windows 10

2. Layar akan berganti tampilan, lalu kali ini kamu mesti memilih opsi Troubleshoot, Advanced Option dan Startup Setting.

3. Setelah berhasil masuk ke layar Startup Setting, pilih tombol Restart. Komputer akan mengulang sistemnya dan membawa Anda ke layar Startup Setting.

Di sini gunakan tombol panah pada keyboard untuk memilih Enable Safe Mode atau Enable Safe Mode with Networking.

Buat jaga-jaga, seandainya tidak bisa masuk sampai ke Windows, cobalah untuk booting sampai ke layar login. Di layar ini setidaknya ada sebuah tombol Power yang dapat dimanfaatkan mengikuti panduan di atas.

Masalah yang cukup merepotkan terjadi ketika Anda tidak bisa masuk ke login screen sama sekali. Bila ini terjadi bisa dikatakan Windows milikmu sudah benar-benar kacau.

Salah satu cara paling mudah dalah menyiapkan antisipasi sebelum masalah itu terjadi. Anda membutuhkan sebuah Windows 10 Recovery Drive yang bisa dibuat sekarang ketika Windows 10 masih baik-baik saja.

Nah, jika kedua cara yang disebut di atas tidak bisa dipakai, Anda cukup pasang flashdisk tersebut di tempatnya. Selanjutnya boot sistem operasi melalui recovery disk tersebut.

Setelah berhasil booting akan muncul menu. Kini tekanlah tombol Troubleshoot, Advance Option dan kemudian masuk ke Command Prompt.

Dalam kolom Command Prompt masukkan tiga baris kode berikut ini dan pastikan menekan Enter setiap kali menyelesaikan satu baris.

Pertama masukkan “C:”, kemudian masukkan kode “bcdedit /set (defult) bootmenupolicy legacy” dan tekan enter. Kemudian masukkan kode “exit” untuk keluar dari aplikasi.

Bila sudah melakukan hal tersebut, matikan komputer dan tekan F8 berulang kali untuk masuk ke Advance Option serta lanjutkan langkah di atas.